Mengenal Perbedaan Galvanis, Galvalum, dan Zincalume
Saat memilih material baja ringan, kita sering menemui istilah seperti Galvanis, Galvalum, dan Zincalume. Artikel ini akan mengupas perbedaan ketiganya agar Anda tidak salah pilih.
Mengenal Baja Galvanis
Baja Galvanis sudah ada sejak abad ke-19. Prosesnya melibatkan perendaman baja dalam bak seng cair (hot-dip galvanizing). Secara komposisi, lapisan Galvanis didominasi oleh Zinc (Seng) sebanyak 97-98%, dengan kandungan Aluminium hanya sekitar 1-2%. Karena dominasi seng ini, Galvanis memiliki sifat yang lebih keras dan tahan karat, namun ketahanan karatnya berada di bawah Galvalum.

Galvalum vs Zincalume: Apa Bedanya?
Satu hal penting yang perlu diluruskan adalah bahwa Galvalum dan Zincalume sebenarnya adalah material yang sama. Keduanya memiliki komposisi material yang identik, yaitu kombinasi dari 55% Aluminium, 43,5% Zinc (Seng), dan 1,5% Silikon. Perbedaan utama Galvalum dan Zincalume hanya terletak pada istilah dan merek dagang;
- Galvalum adalah sebutan umum untuk material Baja Lapis Aluminium Seng (Bj-LAS).
- Zincalume adalah merek dagang dari produsen galvalum PT NS BlueScope Indonesia, yaitu produk galvalum dengan lapisan Aluminium-Zinc (AZ) sebanyak 150 gr/m2 (AZ150).
Penambahan pelapisan pada produk galvalum berbeda-beda, hal ini sangat krusial untuk menghasilkan produk galvalum yang baik, kuat, elastis, dan memiliki ketahanan karat maksimal. Selain Zincalume, BlueScope Indonesia juga mengeluarkan produk galvalum lain seperti Zacs (AZ100) dan Perisai (AZ70).
Perbandingan Ketahanan dan Kekuatan
Jika membandingkan durabilitas, Galvalum/Zincalume memiliki keunggulan signifikan dibandingkan Galvanis;
- Ketahanan Karat: Kombinasi Aluminium yang tahan karat dan Zinc yang keras membuat Galvalum memiliki daya tahan korosi mencapai 4 kali lipat dibanding baja Galvanis.
- Masa Pakai: Meskipun telah dilapisi zinc, baja Galvanis biasanya tetap berisiko timbul karat dalam tempo 1 tahun penggunaan. Sebaliknya, Galvalum memiliki usia pakai yang jauh lebih panjang karena perlindungan ganda dari lapisan barrier.
Aplikasi pada Atap Spandek
Salah satu penggunaan paling populer dari material ini adalah untuk Atap Lembaran Bergelombang. Perlu diketahui bahwa tidak semua atap jenis ini adalah Zincalume. Umumnya, atap jenis ini terbuat dari galvalume tapi ada juga yang terbuat dari galvanis.
Namun, Zincalume memberikan nilai tambah karena teknologi yang ditawarkannya. Memilih jenis ini memberikan keuntungan berupa durabilitas yang lebih tinggi, sifat anti-karat yang lebih baik, serta desain yang lebih trendi dan versatile (serbaguna) untuk berbagai gaya bangunan.
Kesimpulan
Bagi Anda yang mengutamakan investasi jangka panjang dan ketahanan bangunan terhadap cuaca serta korosi, material Galvalum atau Zincalume adalah pilihan terbaik dibandingkan Galvanis.